Namun, tim penanggulangan bencana masih menghadapi kendala berupa lokasi sulit dijangkau kendaraan roda empat, jaringan komunikasi yang terbatas, serta ukuran material banjir yang cukup besar.
Rencananya, kerja bakti bersama akan dilanjutkan pada Sabtu (11/1/2025) untuk membersihkan sisa material yang masih menumpuk.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir bandang susulan, mengingat cuaca di wilayah lereng Gunung Argopuro masih berpotensi hujan deras.
“Jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam, kami mengimbau warga segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
Dengan penanganan cepat dari tim gabungan, diharapkan pemulihan dapat segera dilakukan untuk meminimalkan dampak lanjutan dari bencana ini.

















