Jericha mengaku senang bisa lolos hingga tahapan seleksi saat ini meski sempat merasa gugup menghadapi persaingan yang cukup ketat.
“Pastinya senang dan berharap bisa lolos lagi untuk tahap selanjutnya. Memang sedikit deg-degan, tapi seru karena dapat banyak teman dan pengalaman baru,” katanya.
Antusiasme serupa juga disampaikan Bazla Atqiya, siswi SMPN 3 Rangsang asal Tanjung Samak, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Bazla mengaku telah lama memimpikan bisa mengikuti Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMAN 1 Pemali, bahkan sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar.
“Saya tertarik dan termotivasi ikut program ini karena sekolahnya maju dan bisa membantu saya mencapai cita-cita,” ungkapnya.
Ia mengatakan, informasi mengenai program tersebut didapat dari salah satu anggota keluarganya yang pernah mengikuti program serupa.
“Saya sangat senang bisa ikut sampai tes berikutnya. Harapan saya tentu bisa lulus seleksi karena memang sudah berminat sejak kelas 6 SD,” tambahnya.
Program Kelas Beasiswa PT Timah selama ini dikenal sebagai salah satu program pendidikan unggulan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasional perusahaan.
Melalui program tersebut, PT Timah memberikan kesempatan bagi para pelajar berprestasi untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik sekaligus memperkuat pengembangan karakter generasi muda di daerah. (*)










