Ia bahkan menyatakan siap berangkat pada penerbangan berikutnya jika masih tersedia pada hari yang sama.
“Mau 9 jam, mau 10 jam, kalau masih ada pesawat yang bisa bawa saya ke Belitung hari ini, saya akan tetap berangkat. Kalau tidak hari ini, besok pagi pertama saya harus sudah di sana. Ini bukan soal rapat, ini soal kepercayaan,” katanya.
Menurut salah satu pejabat yang mendampingi rombongan, Hidayat juga menolak opsi kembali ke Pangkalpinang dan mengikuti rapat secara daring.
“Beliau bilang, masyarakat sudah menunggu di lapangan. Kita harus hadir langsung. Kalau kita tunda-tunda terus, kapan selesainya masalah plasma ini,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, Hidayat masih menunggu kepastian penerbangan lanjutan menuju Tanjungpandan.
“Cuaca boleh tidak pasti, tapi janji saya ke masyarakat harus pasti,” tutupnya.














