Sekilasindonews.com JAKARTA — Para pesilat Indonesia siap mendukung misi Presiden RI Prabowo Subianto untuk membawa pencak silat ke ajang Olimpiade. Mereka berharap upaya menuju tujuan tersebut dapat dirumuskan secara matang dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu (11/4).
Salah satunya disampaikan oleh Ramadan Pamungkas, pendekar Tapak Suci Muhammadiyah yang hadir dalam acara tersebut.
Ia berharap Munas kali ini tidak hanya menghasilkan sosok pemimpin yang layak menggantikan Prabowo sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IPSI, tetapi juga mampu memperkuat fondasi organisasi dan mempercepat langkah pencak silat menuju cita-cita besar, yakni tampil di Olimpiade.
Oleh karena itu, ia menilai Munas tersebut harus mampu melahirkan kebijakan strategis yang tidak hanya memperkuat pencak silat di dalam negeri, tetapi juga mendorong eksistensinya di kancah internasional.
“Semoga harapan kita pemimpin IPSI yang menggantikan Pak Presiden Prabowo nanti akan bisa melanjutkan misi-misinya, yaitu pencak silat menuju Olimpiade,” ujar Ramadan kala ditemui, Sabtu (11/4).
Menurutnya, target pencak silat menuju Olimpiade dapat terwujud apabila seluruh elemen, mulai dari pengurus hingga pelatih nasional, melakukan persiapan secara matang.
Salah satu langkah yang perlu diperkuat, menurut dia, adalah sistem pelatihan yang efektif untuk mencetak atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di level dunia, sekaligus memperluas penyebaran pencak silat secara global.
“Untuk persiapannya (go Olimpiade), kita berharap mungkin dari pengurus-pengurus, termasuk juga dari pelatih-pelatih nasional, kita harapkan memang agar supaya bisa lebih baik lagi dan lebih bisa menciptakan atlet-atlet yang benar-benar bisa untuk menuju ke Olimpiade,” terangnya.





















