SEKILASINDONEWS.COM – PT Timah turut ambil bagian dalam Pameran Pembangunan yang menjadi rangkaian Semarak HUT ke-23 Kabupaten Bangka Barat sekaligus peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Tak sekadar menghadirkan informasi perusahaan, PT Timah juga memberikan edukasi mengenai proses pengolahan dan peleburan bijih timah hingga membagikan puluhan doorprize kepada masyarakat yang mengunjungi stand perusahaan.
Pameran Pembangunan tersebut digelar di Lapangan AJPC, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada 19-23 Agustus 2026.
Sejak pameran dibuka pada Rabu (19/8/2026), stand PT Timah ramai dikunjungi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi mengenai industri timah sekaligus mengikuti berbagai aktivitas yang disiapkan perusahaan.
Melalui Division Processing and Refinery, PT Timah memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai tahapan pengolahan dan peleburan bijih timah hingga menghasilkan logam timah.
Informasi tersebut disampaikan melalui tayangan visual pada layar serta penjelasan langsung dari petugas stand.
Pengunjung dapat melihat gambaran proses pengolahan bijih timah sekaligus memahami tahapan yang dilakukan sebelum material tersebut menghasilkan logam timah.
Kehadiran stand PT Timah tidak hanya menjadi sarana informasi mengenai aktivitas perusahaan, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara perusahaan dan masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Antusiasme masyarakat semakin terlihat ketika PT Timah menggelar pembagian doorprize pada Sabtu (22/8/2026).
Puluhan hadiah disiapkan bagi pengunjung yang sebelumnya mendapatkan kupon setelah mengunjungi stand perusahaan.
Suasana stand pun semakin ramai ketika petugas mulai membacakan nomor kupon pemenang.
Para pengunjung tampak menunggu dengan antusias, berharap nomor kupon yang mereka pegang menjadi salah satu yang disebut sebagai pemenang.
Salah seorang warga Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Suciana (38), menjadi salah satu pengunjung yang beruntung.
Nomor kupon miliknya keluar sebagai pemenang dan ia membawa pulang sebuah kipas angin.
“Sangat senang. Di rumah hanya ada kipas angin kecil. Alhamdulillah dapat yang besar, ada oleh-oleh dibawa pulang ke rumah,” ujar Suciana sumringah.










