Bertambahnya jumlah pelanggan juga berdampak positif terhadap pendapatan penyambungan pelanggan yang mencapai Rp2,24 triliun pada 2025 atau tumbuh 28,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Segmen rumah tangga menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan 2,74 juta pelanggan atau 3,2 persen secara tahunan, dari 84,66 juta menjadi 87,40 juta pelanggan. Pada segmen bisnis, jumlah pelanggan meningkat 8,8 persen dari 5,15 juta menjadi 5,60 juta pelanggan.
Sementara itu, pelanggan industri tumbuh 18,6 persen dari 253 ribu menjadi 300 ribu pelanggan. Segmen sosial naik sekitar 4 persen dari 2,09 juta menjadi 2,17 juta pelanggan, sedangkan pelanggan pemerintah meningkat 4,8 persen dari 629 ribu menjadi 659 ribu pelanggan.
“Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Indonesia, sekaligus mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat,” kata Darmawan.
Ia menegaskan PLN akan terus memperkuat infrastruktur kelistrikan, memperluas akses energi, dan meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendukung pemerataan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.














