“Semoga Bangka Selatan bisa juara dengan sportivitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka Selatan, Andri Fahrial, memastikan berbagai kebutuhan kontingen telah dipersiapkan untuk menunjang kenyamanan atlet dan ofisial selama mengikuti Porprov VII Babel 2026.
Ia mengakui anggaran KONI Bangka Selatan sebesar Rp2,4 miliar termasuk salah satu yang terkecil di Bangka Belitung. Meski demikian, keterbatasan anggaran tersebut tidak menghalangi pihaknya untuk menyiapkan fasilitas pendukung bagi para atlet.
Menurut Andri, seluruh atlet telah disiapkan tempat menginap yang layak. Tidak ada atlet yang ditempatkan di sekolah maupun rumah warga karena kebutuhan penginapan telah diatur di hotel dan asrama.
“Alhamdulillah, meski anggaran kami Rp2,4 miliar dan termasuk terkecil se-Bangka Belitung, untuk fasilitas atlet sudah kita siapkan. Tidak ada lagi atlet yang menginap di sekolah dan di rumah. Semuanya sudah kita siapkan di penginapan, hotel, dan Asrama Haji untuk para atlet dan ofisial. Selain itu, atlet, pelatih, dan manajer juga mendapatkan uang saku,” ujar Andri.
Ia menjelaskan, penempatan penginapan telah disesuaikan dengan lokasi pertandingan masing-masing cabang olahraga agar kebutuhan kontingen selama kompetisi dapat terpenuhi.
Untuk wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka, atlet dari cabang olahraga basket, renang, dan pencak silat akan menginap di Hotel Manunggal.
Sementara itu, kontingen dari 15 cabang olahraga ditempatkan di Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang. Adapun dua cabang olahraga lainnya yang bertanding di wilayah Kabupaten Bangka Tengah akan menginap di penginapan Tirto Nirmolo.
“Kami ingin agar seluruh atlet, pelatih, dan ofisial dapat lebih fokus menghadapi pertandingan tanpa harus terbebani persoalan fasilitas maupun tempat tinggal,” pungkasnya. (*)
















