“Pada pelaksanaan Operasi darat (Opsrat) materi latihan yang dilatihkan adalah Gerakan Maju untuk Kontak (GMUK), serangan, pertahanan, dan dinamika dalam pertahanan yang meliputi patroli intai tempur, Patroli penyelidik, raid dilanjutkan dengan operasi pemindahan kebelakang,” imbuhnya.
Disamping itu, ia juga memberikan arahan kepada para Taruna AAL Tingkat II Korps Marinir agar para taruna dapat melaksanakan latihan dengan serius dan semangat.
“Tetap belajar dan berlatih, ikuti semua instruksi pelatih, Taruna yang menjabat Danton, Danru, dan Kepala Kelompok harus benar-benar mengerti tugas masing-masing sesuai dengan tugas dan jabatannya serta dapat memanuverkan anggotanya, dalam pelaksanaan latihan tetap utamakan faktor keamanan personil dan material,” tegasnya.
(Pen AAL)










