Camat Kelapa, H. Sukowati, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. “Santunan ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa nilai-nilai sosial dan gotong-royong masih hidup di masyarakat,” ujarnya.
Momen haru pun terlihat saat Rani (9), salah satu anak yatim penerima santunan, dengan mata berbinar mengungkapkan rasa syukurnya. “Aku bisa beli buku baru dan bawa beras untuk Ibu. Terima kasih, Pak,” katanya polos.
Menjelang waktu berbuka, para penerima manfaat menikmati santap bersama yang menambah kehangatan suasana.
Wakil Ketua Baznas Bangka Barat, Wasis Utama Edi, S.Pd., menyebutkan bahwa santunan di Kelapa ini merupakan bagian dari 220 paket yang didistribusikan di 11 titik se-Bangka Barat.
“Kami berharap bantuan ini bukan hanya meringankan beban, tetapi juga memberikan harapan baru bagi mereka,” ujarnya.
Acara ditutup dengan salat Maghrib berjamaah, diiringi senyum syukur dari para penerima manfaat. Marni (67), salah satu penerima, berkata lirih, “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan ini terus mengalir.”
Melalui Coconut Pillars Social, Baznas dan IPSM membuktikan bahwa sinergi dan kepedulian dapat menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan penuh harapan.
















