“Ini adalah bagian dari menjalankan amanah pemerintah untuk mengelola pertambangan timah secara optimal demi kesejahteraan kita bersama, bangsa, dan negara,” ujar Restu.
Acara yang dihadiri seluruh kepala divisi tersebut menghadirkan pakar komunikasi sekaligus motivator nasional, Dr Aqua Dwipayana. Para peserta mendapat pembekalan materi mengenai pentingnya komunikasi efektif, budaya kerja berintegritas, profesionalisme, serta peran pemimpin dalam melaksanakan transformasi perusahaan.
Dengan pendampingan narasumber, kegiatan ini diharapkan bisa menyegarkan kembali kesadaran akan arti penting budaya komunikasi yang kuat dan kepemimpinan yang selaras dengan nilai perusahaan.
Restu menegaskan budaya kerja yang kokoh akan menjadi fondasi perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan dan mengubahnya menjadi peluang keberlanjutan usaha.
Ia bahkan mengutip artikel bisnis Forbes yang menyebutkan bahwa perusahaan dengan budaya kuat dan selaras dengan tujuan akan memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi.
“Hal ini sejalan dengan tujuan program Strategic Alignment yang ingin membangun ekosistem kerja produktif, saling menguatkan, dan bersinergi di setiap divisi,” jelasnya.
Restu pun menutup sambutannya dengan ajakan untuk bersama-sama mendukung tercapainya kesejahteraan bangsa dan negara melalui penguatan budaya serta kinerja perusahaan.
“Mari kita satukan visi, satukan arah untuk Merah Putih,” tegasnya. (*)










