Namun pengurus PWI Kaltim beralasan sudah teragendakan dan mendapat konfirmasi yang hadir adalah Hendry Ch Bangun sendiri.
Menurut Charles, saat ini DKP PWI Kaltim masih memberikan toleransi kepada pengurus PWI Kaltim, karena menganggap kisruh yang terjadi di PWI Pusat membuat situasi dilematis di daerah.
“Jadi, saya dan ketua DKP PWI Kaltim sudah diskusi. Intinya tidak perlu menerbitkan surat peringatan kepada pengurus PWI Kaltim, dan menganggap situasi saat ini adalah efek tsunami organisasi PWI,” ujar Charles.
Charles Siahaan mengatakan, saat ini DKP PWI Kaltim tegak lurus dengan DK PWI Pusat di bawah pimpinan Sasongko Tedjo. DKP PWI Kaltim berharap tidak terjadi perpecahan mengarah dualisme kepemimpinan PWI.
“Seluruh anggota PWI di Indonesia tentu berharap kisruh ini cepat berakhir,” tutupnya.(rls)










