Tak hanya itu, menurut Jumadi, derasnya arus globalisasi juga membuka peluang masuknya ideologi yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur bangsa.
“Kondisi tersebut juga membuka peluang masuknya ideologi baru yang dapat menjadi ancaman serius bagi keutuhan bangsa dan mengikis nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya.
Karena itu, dia mengajak masyarakat meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri sekaligus memperkuat lingkungan sebagai benteng menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa.
Jumadi turut menekankan pentingnya kedaulatan pangan sebagai bagian dari pembangunan nasional. Hal tersebut dinilai berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Seiring dengan tema yang diusung nasional pada HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’, mari kita bersama berkontribusi menjaga kedaulatan bangsa melalui profesi, tugas dan fungsi kita masing-masing,” katanya.
Dia berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata untuk menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi masyarakat.














