“Saya hanya di perintahkan senior saya Bripka Idris, tugas saya mengawal dari simpang Jelitik hingga sebelum tugu gajah, dengan mengunakan mobil pribadi, setelah di depan masjid sebelum tugu gajah kami stop, dan tidak tau lagi kemana arah perjalanan mobil tersebut yang mulia,” beber Amirudin.
Sementara majelis hakim yang di pimpim Sapperijanto beserta anggotanya sempat memanas dengan nada meninggi lantaran keterangan saksi Idris dan Amirudin terkesan tidak konsisten dan berubah – ubah. Dan menyatakan sikap akan melakukan penetapan terhadap keduanya untuk di tersangka kan serta bersaksi secara offline pada persidangan selanjutnya.
“Saudara berdua jangan bangga dulu sebagai saksi, bisa saja kami keluarkan surat penetapan, bila keterangan saudara selalu berubah – ubah, dari tadi keterangan saudara, kadang mengetahui, kadang tidak mengetahui,” tegas Majelis.
Sementara Majeiis Hakim usai mendengarkan keterangan saksi dari kedua oknum Polisi, memberikan kesempatan kepada terdakwa Nawawi untuk memberikan tanggapan,
Apakah saudara terdakwa menerima keterangan saksi atau ada yang salah, kalau ada yang salah, salahnya di mana, pinta Majelis. Terdakwa Nawawi pun menyatakan bahwa tidak benar keterangan saksi Idris dan tidak benar berulang – ulang melakukan pengawalan.
“Tidak benar yang mulia kalau saksi Idris sering melakukan pengawalan, baru satu kali saat kejadian ini saja yang mulia. Akan tetapi kalau uang 300 juta saya serahkan kepada Idris untuk pengawalan, dan tidak ada saya menyatakan 100 juta untuk pengawalan, 200 juta untuk koordinasi,” bantah Nawawi.
Di tempat yang sama saksi Awi bersama Robi selaku sopir truk mengaku pihaknya berani melakukan hal tersebut karena merasa aman ada pengawalan dari oknum anggota Polda Babel.
“Kami berani melakukan membawa barang karena merasa aman, ada pengawalan dari oknum anggota Polda Babel,” beber mereka.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan pihak kuasa hukum Nawawi dalam upaya konfirmasi. begitu juga dengan oknum Polisi Amirudin dan Idris yang saat ini di pindah tugaskan ke Belitung dan Belitung Timur dalam upaya konfirmasi. (Bus)
















