Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Pasang Iklan Pasang Iklan
Berita

Dugaan Penyadapan Presiden Bentuk Insubordinasi, Gerindra Siapkan Konsolidasi Internal

×

Dugaan Penyadapan Presiden Bentuk Insubordinasi, Gerindra Siapkan Konsolidasi Internal

Sebarkan artikel ini

Terkait motif penyadapan, Sugiono juga mempertanyakan alasan Presiden Prabowo menjadi sasaran. Menurutnya, penyadapan bukan tindakan yang dapat dilakukan secara serta-merta karena harus melalui serangkaian prosedur berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Penyadapan itu dilakukan lewat serangkaian proses yang membutuhkan keputusan pengadilan berdasarkan undang-undang. Sepanjang pengetahuan saya, penyadapan juga bukan sesuatu yang dapat serta-merta dilakukan. Oleh karena itu, perlu juga dipertanyakan intensinya, kenapa Presiden sendiri yang disadap,” tuturnya.

Sugiono menambahkan bahwa dugaan penyadapan tersebut juga menjadi bahan evaluasi, khususnya terkait penguatan sistem keamanan siber dan pengamanan Presiden Prabowo.

Ia menyebut ketentuan perundang-undangan yang telah ada perlu menjadi perhatian untuk memastikan setiap tindakan penyadapan dilakukan sesuai prosedur hukum.

Sementara itu, terkait langkah internal partai, Sugiono menyampaikan bahwa Partai Gerindra akan melakukan konsolidasi bersama rekan-rekan di partai.

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi perhatian Partai Gerindra mengingat Presiden Prabowo Subianto merupakan Ketua Umum Partai Gerindra.

“Kita akan melakukan konsolidasi bersama rekan-rekan, bahwa ini adalah kepala negara, Presiden yang berasal dari partai kami. Saya kira pada waktunya itu akan dilakukan,” pungkasnya.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Berita
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel