Anggi berharap, melalui program ini pelaku UMKM di wilayah operasional perusahaan dapat semakin mandiri, berdaya saing, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar.
“Melalui dukungan berupa alat produksi ini, kami berharap mitra binaan UMKM dapat semakin mandiri dan meningkatkan kapasitas produksi, dan memiliki daya saing lebih baik dalam memenuhi kebutuhan pasar,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Asriyani, pemilik usaha Rusip Asri, mengaku sangat terbantu dengan kulkas baru yang diterimanya. Peralatan tersebut disebut mampu menopang produksi rusip yang selama ini terkendala keterbatasan penyimpanan.
“Alhamdulillah, saya mendapat bantuan kulkas dari PT Timah. Kulkas lama sudah tidak dingin, jadi saya sering kesulitan menyimpan rusip dalam jumlah banyak. Bantuan ini benar-benar berarti untuk usaha saya. Terima kasih PT Timah,” ujarnya.
Asri berharap, dengan dukungan tersebut, kapasitas produksinya dapat terus meningkat sehingga mampu memperluas distribusi ke toko oleh-oleh, reseller, hingga pelanggan tetap.
“Dengan kulkas baru ini, saya bisa menyimpan stok lebih banyak, menjaga kualitas rusip tetap segar, dan membantu kami untuk memenuhi permintaan pelanggan,” katanya.
Senada dengan itu, Afriani Siska dari CV Karima Amanah Sejahtera juga mengaku bersyukur mendapat bantuan mesin steam yang sangat dibutuhkan untuk operasional usaha ayam potongnya.
“Alhamdulillah, bantuan mesin steam ini sangat membantu kami. Pekerjaan karyawan jadi lebih cepat dan bersih. Bagi kami, kebersihan itu sangat penting. Terutama keranjang dan kendaraan pengangkut ayam yang harus selalu bersih setiap kali mengambil pasokan dari distributor,” tuturnya. (*)










