“Kami sangat terbantu. Alhamdulillah sekarang alat tangkap lebih lengkap. Terima kasih kepada PT Timah, semoga bantuan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Anggota kelompok nelayan, Iwan, merasakan perubahan nyata setelah menggunakan jaring baru. Kualitas alat tangkap yang masih prima membuat hasil melaut meningkat dibanding sebelumnya.
“Dulu paling dapat sekitar satu kilogram, sekarang bisa sampai tiga kilogram. Jaring baru tidak sobek, jadi tangkapan lebih banyak,” tuturnya.
Ia menyebut mayoritas nelayan di Dusun Kedimpel menggantungkan hidup sepenuhnya dari laut.
Karena itu, keberadaan alat tangkap yang memadai menjadi faktor penentu keberlangsungan ekonomi keluarga.
Kepala Desa Baskara Bakti, Bahtiar Efendi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Timah terhadap masyarakat pesisir. Menurutnya, bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan riil nelayan.
“Terima kasih kepada PT Timah yang terus hadir membantu warga kami. Sebelumnya dusun lain juga sudah menerima manfaat, dan sekarang giliran nelayan Kedimpel,” ucapnya.
Bahtiar berharap dukungan serupa dapat terus berkesinambungan sehingga semakin banyak nelayan terbantu. Dengan alat yang lebih baik, kesejahteraan masyarakat pesisir diyakini akan meningkat.
“Semoga bantuan alat tangkap dari PT Timah ini betul-betul memberi manfaat nyata bagi nelayan pesisir, terutama untuk meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan mereka,” tukasnya. (*)










