Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan PLN siap menjadi motor penggerak pengembangan ekosistem hidrogen nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah, BUMN, dunia usaha, akademisi, hingga mitra internasional.
“Hidrogen merupakan solusi transisi dari energi fosil ke energi masa depan. PLN siap memimpin pengembangan ekosistem hidrogen nasional secara terintegrasi,” tegas Darmawan.
Sejak 2023, PLN telah mengoperasikan Green Hydrogen Plant (GHP) pertama di PLTGU Muara Karang, Jakarta.
Kini, sebanyak 24 GHP telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia dengan kapasitas produksi hidrogen hijau mencapai 203,6 ton per tahun. Dari jumlah tersebut, 75 ton dimanfaatkan untuk kebutuhan pembangkit, sedangkan 128 ton lainnya siap mendukung sektor transportasi dan industri.
PLN juga terus memperkuat ekosistem hidrogen melalui pembangunan Hydrogen Refueling Station (HRS), Hydrogen Center, pengembangan green ammonia, serta berbagai kolaborasi strategis.
“Bagi PLN, hidrogen bukan sekadar energi bersih, tetapi industri masa depan yang akan memperkuat ketahanan energi, menarik investasi, dan meningkatkan daya saing Indonesia,” pungkas Darmawan.
















