“Bagi kami, keberhasilan PLN tidak hanya diukur dari seberapa kuat pasokan listrik yang tersedia, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” kata Ira.
Dia menegaskan, kondisi geografis Bangka Belitung menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan kelistrikan. Karena itu, PLN terus memperkuat infrastruktur, memanfaatkan teknologi, dan meningkatkan kolaborasi.
Selain itu, PLN UIW Babel mengembangkan pengelolaan jaringan melalui pembentukan Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) dan digitalisasi sistem kerja.
PLN juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat, mulai dari peningkatan keterampilan perempuan, dukungan bagi penyandang disabilitas melalui Rumah Batik Kelekak di Belitung, hingga pembelajaran digital bagi anak-anak di Pulau Lepar.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas manfaat listrik bagi masyarakat,” tutup Ira.
Red.
















