Dalam kunjungan tersebut, Hidayat juga menyampaikan rencananya untuk mengevaluasi seluruh kepala sekolah di wilayah Babel.
Ia menilai, penyegaran penting untuk menjaga kualitas pendidikan dan memastikan kepala sekolah benar-benar menjadi panutan di lingkungan pendidikan.
“Saya ingin mencari kepala sekolah yang bisa jadi teladan, bukan sekadar jabatan. Evaluasi ini bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Selain menyoroti isu politik praktis, Hidayat turut mendengarkan sejumlah aspirasi dari para guru, termasuk soal adanya pungutan di sekolah.
Ia menegaskan agar pihak sekolah tidak lagi membebani orang tua siswa dengan iuran, mengingat anggaran pendidikan di Babel sudah sangat memadai.
“Anggaran pendidikan kita salah satu yang terbesar. Jangan lagi membebani masyarakat. Semua harus fokus meningkatkan kualitas belajar siswa,” tutupnya. (*)





















