Lebih lanjut dijelaskannya, sebagai bagian dari keluarga purnawirawan TNI-Polri, organisasi ini memiliki peran sosial yang cukup besar sehingga kepekaan terhadap kondisi anggota maupun masyarakat luas menjadi hal yang sangat krusial.
“Orientasi kegiatan kita banyak yang menyentuh bantuan sosial. Pengurus harus peka terhadap kondisi sosial anggota maupun masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu, kehadiran PERIP benar-benar memberikan manfaat nyata, baik bagi internal organisasi maupun untuk masyarakat luas,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perip yang baru, Etty Zaidan berkomitmen untuk mempertahankan silaturahmi rutin serta memperkuat program kepedulian sosial bagi para anggotanya.
Kendati Perip sempat vakum secara kepemimpinan, lanjutnya, namun para anggota tetap menjaga komitmen bersama untuk berkumpul dan bersilaturahmi.
“Alhamdulillah, karena ini sudah dua tahun vakum, tetapi para anggota Perip tetap melaksanakan rutin pertemuan setiap bulan,” tutur Etty.
Setelah resmi dilantik, kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah langkah strategis dan program kerja prioritas. Salah satu kegiatan sosial yang terus dipertahankan adalah program anjangsana.
Kegiatan ini difokuskan untuk mengunjungi serta memberikan perhatian kepada para purnawirawan dan warakawuri.
“Kita ada anjangsana ke rumah anggota yang purnawirawan, baik TNI AD, TNI AL, TNI AU, maupun Polri. Jika kita mendapat informasi bahwa mereka sedang membutuhkan perhatian, kita kunjungi dan berikan bingkisan,” tutupnya.
















