Terpisah, Ketua Asosiasi Eksportir Timah Indonesia, Harwendro Adityo turut memberikan apresiasi atas kebijakan strategis yang diambil Presiden Prabowo khususnya dalam melakukan penertiban tambang ilegal.
“Saya patut apresiasi langkah presiden dalam hal ini penertiban tambang-tambang ilegal maupun penyelundupan (komoditi timah-red) yang terjadi di Bangka Belitung,” kata Harwendo dikutip dari Kanal YouTube CNBC Indonesia belum lama ini.
Harwendo menjelaskan, praktik penyelundupan timah ilegal selama ini sangat berdampak pada penurunan kuantitas ekspor.
“Tapi sejak isu ini kita suarakan di asosiasi, kita bertemu dengan beberapa perwakilan pemerintah, akhirnya masukan kami diterima oleh mereka. Bahkan Presiden Prabowo pun sudah menyuarakan akan memerangi praktik penyelundupan timah ilegal,” terangnya.
Keberhasilan dalam menggagalkan praktik penyelundupan timah ilegal ini juga tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi yang solid antara Satgas Tri Cakti, pihak kepolisian, maupun dari pihak kejaksaan di wilayah hukum Bangka Belitung. (red)














