Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Indonesia Mengutuk Serangan terhadap Pasukan Perdamaian dan Menuntut Investigasi PBB pada Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB

×

Indonesia Mengutuk Serangan terhadap Pasukan Perdamaian dan Menuntut Investigasi PBB pada Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB

Sebarkan artikel ini

Indonesia menekankan bahwa serangan berulang ini merupakan ancaman langsung terhadap perdamaian dunia, serta dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang di bawah hukum internasional.
‎
‎Terkait hal tersebut, Indonesia menuntut dilakukannya penyelidikan yang segera, menyeluruh, dan transparan. “Biar saya perjelas, kami menuntut penyelidikan langsung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, bukan sekadar alasan-alasan dari Israel,” tegas Dubes Umar Hadi.
‎
‎Indonesia juga menuntut akuntabilitas hukum bagi pelaku, dan mendesak tiga hal:
‎
‎Pemulangan jenazah ketiga personel yang gugur secara cepat, aman, dan bermartabat, serta perawatan medis terbaik dan komprehensif bagi lima prajurit yang terluka.
‎
Jaminan pasti dari semua pihak yang terlibat, termasuk Israel, untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan segera menghentikan perilaku agresif yang membahayakan personel dan aset PBB.
‎
Penerapan langkah-langkah darurat oleh DK PBB dan Sekretaris Jenderal PBB untuk memastikan perlindungan penuh bagi personel UNIFIL, termasuk meninjau protokol keamanan dan rencana evakuasi apabila situasi mendesak.

‎Keselamatan dan keamanan penjaga perdamaian harus tetap menjadi prioritas utama.

Indonesia menuntut agar DK PBB segera bertindak dan bersuara dengan jelas, tegas, serta bersatu untuk mengutuk serangan terhadap personel perdamaian.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel