Ia menambahkan, siswa yang lolos seleksi nantinya akan tinggal di asrama dan mengikuti pembinaan intensif. Oleh karena itu, kesiapan fisik dan kesehatan juga menjadi faktor penentu dalam proses seleksi.
Eflina mengimbau para calon peserta untuk memiliki gambaran masa depan yang jelas sejak awal. Menurutnya, siswa yang berhasil di program ini umumnya memiliki motivasi kuat dan tujuan pendidikan yang terarah.
“Mereka harus punya semangat juang dan perencanaan yang matang. Program ini bukan hanya soal beasiswa, tetapi juga pembentukan karakter,” katanya.
Program Kelas Beasiswa PT Timah sendiri telah berjalan sejak tahun 2000 dan melahirkan ratusan alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, kesehatan, teknik, hingga industri.
Salah satu siswa kelas XII program tersebut, Naurah Ashira, mengajak para calon pendaftar untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh.
“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Kalau sudah diterima, gunakan waktu sebaik mungkin untuk belajar dan berprestasi,” ujarnya.
Dengan kuota terbatas dan proses seleksi ketat, Program Kelas Beasiswa PT Timah 2026/2027 menjadi peluang emas bagi pelajar berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan di lingkungan boarding school sekaligus membangun masa depan yang lebih terarah. (*)










