Pemerintah memastikan para jemaah yang jadi korban luka dalam kecelakaan ini telah ditangani dengan baik dan akan terus mendapatkan pendampingan.
“Saat ini KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait guna memastikan seluruh jemaah memperoleh penanganan dan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya, Asadul Anam, mengatakan dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat sopir bus tidak dapat mengendalikan laju kendaraan saat berpapasan dengan kendaraan lain yang muncul secara tiba-tiba dari sisi jalan. Dilaporkan bagian depan bus mengalami ringsek dan kerusakan parah.
Jabal Magnet merupakan kawasan dengan kontur jalan menanjak yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Madinah dan menjadi salah satu destinasi wisata religi bagi para jemaah yang berkunjung ke wilayah tersebut.
Herman Yakub.



















