Selain itu, Didit juga menyoroti kondisi darurat moral dan ekonomi yang dihadapi masyarakat Babel. Ia mengajak MUI untuk bergandengan tangan dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya dalam mengatasi masalah ini.
Sebagai bentuk dukungan, Didit menyatakan komitmen DPRD Babel untuk membantu MUI, termasuk dalam penyediaan fasilitas. Ia bahkan mengusulkan agar kantor MUI didirikan di seluruh wilayah Babel demi kepentingan umat.
“Gedung MUI saat ini kurang memadai, padahal yang diurus adalah umat. Kami akan mencari format agar korban internet tidak terus berjatuhan,” katanya.
Didit menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk bersatu demi kemajuan anak bangsa.
“Ini tugas kita bersama. Dengan anggaran terbatas, kami akan mendukung melalui komunikasi yang intens. Jangan sampai terputus,” pungkasnya.



















