SEKILASINDONEWS.COM – Ketua DPRD Bangka Selatan (Basel), Erwin Asmadi, mengecam keras dugaan penganiayaan yang dilakukan Plt Kasatpol PP Bangka, Indrata Yusaka, terhadap mahasiswa asal Bangka Selatan sekaligus Ketua Asrama ISBA Yogyakarta, Dhaifu Alafta Azmi Amrullah.
Peristiwa dugaan kekerasan itu terjadi pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 18.40 WIB, saat rombongan Sekda Kabupaten Bangka bersama Plt Kasatpol PP dan anggota melakukan kunjungan mendadak ke Asrama Ikatan Mahasiswa Bangka (ISBA) di Yogyakarta.
Ketua DPRD Basel mendesak Pemerintah Kabupaten Bangka, khususnya Bupati Bangka, untuk segera memberikan sanksi tegas terhadap Plt Kasatpol PP sesuai aturan perundang-undangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menekankan pentingnya tindakan tegas untuk menegakkan disiplin ASN dan menjaga citra pemerintah di mata publik.
“Seorang pejabat publik seharusnya mengayomi masyarakat, bukan melakukan kekerasan. Saya berharap Bupati Bangka segera bersikap dan memberikan sanksi tegas kepada Plt Kasatpol PP, Indrata Yusaka, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa Dhaifu,” tegas Erwin, Sabtu (20/12/2025).
Menurut Erwin, tindakan kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh Plt Kasatpol PP terhadap mahasiswa sangat memprihatinkan dan tidak dapat ditoleransi.
“Kalau ada masalah saat kunjungan, seharusnya bisa dibicarakan dengan baik, bukan langsung menggunakan kekerasan fisik. Kami mengecam keras aksi penganiayaan ini,” ujarnya.
DPRD Bangka Selatan, lanjut Erwin, menaruh perhatian serius terhadap kasus ini dan mendesak aparat hukum memproses pelaku sesuai aturan yang berlaku.














