Tak kuasa menahan air mata, Rindu menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada PT Timah yang telah membuka jalan baginya untuk meraih pendidikan berkualitas tanpa membebani orang tua secara finansial.
“Terima kasih banyak PT Timah, sudah memberikan kesempatan besar ini untuk Rindu. Semoga PT Timah selalu sukses dan program ini terus berjalan agar banyak anak lain seperti Rindu juga bisa meraih mimpi. Untuk Mama, doakan Rindu ya, agar bisa meraih cita-cita dan membuat Mama bangga,” ucap Rindu haru.
Di sisi lain, sang ibu, Nia Sari, yang turut mendampingi Rindu dalam proses penerimaan siswa baru, tak kuasa membendung rasa bangganya. Ia mengaku haru dan bangga atas tekad besar putrinya.
“Saya sangat bangga kepada Rindu. Dari awal dia memang sudah punya niat kuat ikut seleksi. Rasanya campur aduk, bangga, haru, tapi juga sedih karena anak bungsu saya akan tinggal jauh dari rumah untuk belajar di Pulau Bangka,” ujarnya lirih.
Program Beasiswa Pemali Boarding School sendiri sudah berjalan lebih dari 20 tahun. Program ini merupakan bentuk komitmen PT Timah dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing, terutama di wilayah operasional perusahaan.
Melalui sistem pendidikan berasrama, para siswa tak hanya mendapatkan pendidikan akademik, tetapi juga dibina dalam hal karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan.
PT Timah berharap program ini mampu menjadi pijakan awal bagi siswa-siswa seperti Rindu untuk mencapai masa depan yang gemilang.
“Di balik setiap nama penerima beasiswa, ada harapan dan masa depan yang sedang dibangun. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Departement Head Corporate Communication PT Timah Anggi Siahaan. (*)










