Cacan mengaku telah mengirim surat resmi kepada Polres Belitung dan Kejaksaan Negeri Belitung terkait maraknya dugaan penyelundupan ini.
“Surat sudah saya serahkan ke Kasatreskrim dan Kejaksaan. Kami berharap dengan adanya surat tersebut, mereka bisa menertibkan maraknya penambangan timah ilegal di Belitung,” ujarnya.
Sementara itu, seorang saksi mata menyebutkan, kapal yang membawa truk tersebut berangkat setelah Magrib.
“Ya tadi berangkat malam. Habis Magrib truk itu masuk ke kapal,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, kapal yang diduga membawa muatan pasir timah itu dikabarkan masih dalam perjalanan menuju Sadai. Diprediksi kapal tersebut akan bersandar di Pelabuhan Sadai sekitar pukul 02.00 atau 03.00 WIB dini hari ini.
















