Sementara, gula dijual dengan harga Rp16.000 per kg, telur ayam Rp1.500 per butir, minyak goreng Rp15.000 per liter, sedangkan tepung terigu Rp10.000 per kg. Harga tersebut lebih murah dari harga pasar.
Dirinya juga mengimbau agar masyarakat tak perlu risau. Terlebih tidak terjebak dengan isu panic buying terhadap ketersediaan bahan pokok.
“Insya Allah kita menyambut Nataru dengan tenang, tidak perlu panic buying karena semua stok pangan ada hingga akhir tahun,” pungkasnya.
Hal senada juga diutarakan Pj Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Babel Safriati Safrizal didampingi Pj Walikota Pangkalpinang Lusje Anneke Tabalujan Sah, serta Pj Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang Zumalia Mie Go usai turun langsung mengecek harga kebutuhan pokok yang ada di sana.
“Alhamdulillah, harga cabai turun dibandingkan sebulan yang lalu, harga daging cukup stabil. Meskipun menjelang Nataru permintaan naik, tapi karena stok kita cukup, sehingga harganya bisa stabil,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong masyarakat memaksimalkan pekarangan untuk menanam cabai dan tanaman obat-obatan guna memenuhi pangan keluarga.
“Kami dari PKK akan menggalakan masyarakat untuk menanam cabai di rumah dan dasawisma kita. Kita manfaatkan lahan kita untuk membantu ketahanan pangan keluarga,” tutupnya. (Budi)



















