Molen juga mengajak masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pemilihan. Menurutnya, partisipasi pemilih pada Pilkada sebelumnya masih rendah, yakni sekitar 50 persen dari total pemilih.
“Saya harap, kali ini seluruh masyarakat Pangkalpinang hadir dan menggunakan hak pilihnya. Karena ini juga untuk masa depan kota kita,” kata dia.
Ia menekankan pentingnya satu suara dalam menentukan arah pembangunan daerah. “Sekarang sudah ada empat pasangan calon. Ayo datang ke TPS. Sayang kalau suara itu tidak dimanfaatkan. Satu suara sangat berharga untuk kemajuan Pangkalpinang,” ucapnya.
Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang akan digelar serentak pada November 2025. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan empat pasangan calon yang akan bertarung dalam kontestasi tersebut. (*)














