Kegiatan edukatif ini juga mendapat dukungan positif dari orang tua. Kiki, ibu dari salah satu siswa, Ammarzaky, menyebutkan bahwa kegiatan di luar sekolah seperti ini sangat bermanfaat bagi pemahaman anak-anak.
“Kegiatan seperti ini membantu anak-anak lebih mudah mencerna pelajaran, apalagi mereka bisa melihat langsung benda-benda bersejarah dan foto-foto yang menceritakan sejarah,” kata Kiki.
Bagi Micha Salwa Nurlatifa, salah satu siswa yang mengikuti kunjungan, ini adalah pengalaman pertama kalinya berkunjung ke museum.
“Saya senang bisa belajar langsung tentang sejarah kota Mentok dan timah, ini pertama kali saya datang ke sini,” ujar Micha dengan wajah ceria.
Hal serupa disampaikan Athaya, pelajar kelas 3 A, yang merasa belajar di museum sangat menyenangkan.
“Belajarnya asik sambil melihat benda-benda bersejarah, foto, dan patung. Seru banget karena ramai bareng teman-teman,” kata Athaya.
Melalui kunjungan seperti ini, Museum Timah Indonesia Mentok tidak hanya mengajarkan sejarah, tetapi juga memberikan pengalaman berharga yang memperkaya pengetahuan dan wawasan generasi muda tentang warisan budaya dan sejarah Indonesia. (*)










