Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Pasang Iklan Pasang Iklan
Berita

Operasi Modifikasi Cuaca Dikerahkan, Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang

×

Operasi Modifikasi Cuaca Dikerahkan, Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang

Sebarkan artikel ini

Meski demikian, BNPB mengingatkan bahwa ancaman fenomena El Niño yang kuat masih membayangi sebagian wilayah Papua. Kondisi tersebut, disertai angin kering, meningkatkan risiko kebakaran lahan di Papua Selatan.

“Dan tentu kami juga menyampaikan, El Niño saat ini sangat kuat dan Papua Selatan sangat rawan terbakar. Serta asap lintas batas dari Papua Nugini juga datang ke Papua Selatan,” jelas Berton.

Berton berharap pelaksanaan OMC dapat terus memicu hujan di wilayah Papua sehingga membantu menekan jumlah titik panas yang diperparah oleh fenomena El Niño.

“Kita berharap hujan ini pun akan tetap terjadi. Sehingga titik api baik itu yang ada di permukaan maupun yang ada di dalam permukaan, misalnya gambut, bisa teratasi dengan baik,” imbuh Berton.

Menurut data BNPB, pemerintah masih menangani total 462 hektare lahan yang terbakar di 10 provinsi terdampak, beberapa di antaranya meliputi Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku.

Sementara itu, OMC juga terus dilaksanakan di sejumlah wilayah prioritas karhutla. Pada Rabu (28/10), misalnya, pemerintah mengerahkan 16 sorti OMC dengan menyemaikan es kering (dry ice) dan garam sebanyak total 22.600 kg di tiga provinsi, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan.

Upaya tersebut membuahkan hasil berupa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah kabupaten/kota terdampak, seperti Kotawaringin Barat, Banjarmasin, dan Banjarbaru.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Berita
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel