Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Pemotohan Hewan Kurban di Kantor Pusat, Kader Gerindra Teladani Prabowo dalam Tradisi Berbagi Hewan Kurban

×

Pemotohan Hewan Kurban di Kantor Pusat, Kader Gerindra Teladani Prabowo dalam Tradisi Berbagi Hewan Kurban

Sebarkan artikel ini

Ia menegaskan kegiatan berbagi kurban tersebut merupakan bentuk keteladanan yang dicontoh langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau instruksi langsung enggak ya, tapi kami meneladani yang dilakukan oleh Pak Prabowo bahwa beliau selalu menyiapkan hewan kurban untuk dibagikan ke masyarakat di sekitar rumahnya,” ujarnya.

Tradisi berbagi hewan kurban juga dilakukan kader Partai Gerindra di berbagai daerah di Indonesia. Setyoko menyebut berdasarkan data sementara, jumlah hewan kurban yang dipotong kader dan anggota legislatif Gerindra di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 5.200 ekor.

“Dan teman-teman kader Partai Gerindra di daerah wilayah masing-masing sampai hari ini kami data se-Indonesia dari yang dilakukan oleh semua kader dan anggota dewan sudah tembus di angka 5.200-an ekor hewan kurban yang terpotong,” katanya.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah karena data baru berasal dari 19 provinsi. Ia juga mengungkap semangat kebersamaan masyarakat Indonesia dalam momentum Iduladha, termasuk di wilayah mayoritas non-Muslim seperti Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Inilah bahwa bangsa kita bangsa besar. Bahkan untuk wilayah-wilayah mayoritas non-Muslim pun seperti Bali dan NTT juga banyak melakukan pemotongan hewan kurban,” ujarnya.

Setyoko menambahkan, semangat pengabdian sosial menjadi nilai penting yang terus ditanamkan kepada seluruh kader Partai Gerindra.

“Kalau dulu sebelum menjadi kader mungkin kita bermanfaat untuk keluarga dan tetangga-tetangga. Setelah menjadi kader, kita harus bisa bermanfaat untuk masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Ia mengungkapkan banyak kader Gerindra dari berbagai daerah rela tidak pulang kampung demi membantu proses distribusi hewan kurban kepada masyarakat.

“Teman-teman di sini, adik-adik yang tidak dari sini juga asalnya bukan dari Jakarta, ada yang dari Sumut, ada yang dari Riau. Mereka standby di Jakarta, mereka sudah tidak berfokus pada pulang kampung lagi tapi untuk masyarakat luas,” pungkasnya.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel