Menurut Oscar, pembangunan sumur dangkal dan sumur dalam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilakukan bersama anggota TNI serta melibatkan masyarakat setempat. Keterlibatan warga terutama pada pembangunan sumur dangkal yang bisa langsung dimanfaatkan untuk membersihkan rumah.
Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya telah membangun 73 sistem penyediaan air minum di Aceh, 46 sistem di Sumatera Utara, dan 60 sistem di Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk menopang kebutuhan sekitar 160 ribu warga yang terdampak kerusakan jaringan air bersih akibat banjir.
“Nanti akan kami lakukan pengamanan sumber air baku. Ada beberapa lokasi yang tidak lagi bisa digunakan karena lumpurnya cukup tinggi,” ujarnya.
Adapun di Sumatera Utara sendiri, kata Oscar, terdapat 46 SPAM yang tersebar di sembilan kabupaten/kota, dengan dampak mencapai lebih dari 88 ribu sambungan rumah. Di antaranya berada di Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Langkat.
Herman Yakub.



















