Kesempatan kerja bagi Emi berawal dari proses pendaftaran seperti pelamar pada umumnya. Sang ibu mengatakan mereka hanya melengkapi persyaratan administrasi seperti surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dan dokumen lain yang diminta.
“Saya mencoba saja, kalau memang Emi bisa ya dilanjutkan. Kalau tidak mampu juga tidak apa-apa. Ternyata dia mampu bekerja di sini,” jelasnya.
Bagi Emi sendiri, lingkungan kerja yang ramah menjadi alasan utama ia merasa betah. Saat ditanya oleh ibunya apakah ia senang bekerja di sana, Emi mengaku bahagia karena memiliki banyak teman yang baik.
Ketika ditanya mengenai gajinya, Emi juga mengungkapkan bahwa penghasilannya dapat ditabung dan digunakan untuk membantu keluarganya.
“Untuk ditabung, sebagian juga untuk keperluan sendiri dan membantu adiknya,” kata ibunya membantu menjelaskan jawaban Emi.
Di akhir percakapan, Emi menyampaikan pesan jika suatu hari dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.
“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo yang sudah menciptakan MBG untuk kesejahteraan masyarakat dan anak-anak sekolah,” ucapnya.
Herman Yakub.
















