Sementara itu, Plt. Direktur Utama PT DAK, Bambang Wibisono, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan eksistensi PT DAK di mata publik dan mitra industri.
“Kami akan segera melakukan pengecekan kelengkapan alat-alat pendukung yang tersedia di fasilitas PT DAK untuk menyambut kerja sama ke depannya,” ujar Bambang.
Dukungan penuh terhadap kolaborasi ini juga datang dari PT Timah Tbk selaku induk usaha.
Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, mengatakan bahwa sinergi antara PT DAK dan PT PAL Indonesia merupakan wujud transformasi anak usaha dalam mendukung sektor strategis nasional.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berdampak secara komersial, tetapi juga memperkuat ketahanan dan kemandirian industri dalam negeri,” jelasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, delegasi PT DAK juga berkesempatan meninjau langsung fasilitas produksi PT PAL Indonesia, seperti Graving Dock “Irian” 20.000 DWT dan North Gate Graving Dock “Semarang” 50.000 DWT.
Dalam waktu dekat, PT PAL Indonesia dijadwalkan akan melakukan kunjungan balasan ke fasilitas PT DAK guna melihat kesiapan galangan serta melakukan penyelarasan teknis lebih lanjut.
Suhendra berharap, dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kerja sama antara PT DAK dan PT PAL Indonesia ini diharapkan dapat mendorong kemajuan industri perkapalan nasional menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia.
“Semoga kerja sama ini bisa menjadi motor penggerak kemajuan industri galangan kapal nasional demi mewujudkan kemandirian dan kejayaan maritim Indonesia,” pungkas Suhendra Yusuf.










