Menanggapi hal tersebut Pj Wali Kota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan menyampaikan, angka inflasi saat ini masih seperti pekan sebelumnya dan belum dilakukan pembahasan ulang terkait fluktuasi kenaikannya.
“Karena posisi kita masih seperti yang disampaikan di tahun kemarin masih di 2.01 persen, ” ungkapnya.
Sebagai upaya menekan angka inflasi, Lusje menuturkan pemerintah kota akan terus melihat potensi inflasi ke depan seperti pada perayaan hari-hari besar. Hal ini ditujukan untuk mengetahui mekanisme pasar seperti apa yang akan dilakukan.
“Seperti dalam waktu dekat, perayaan Imlek dan puasa yang akan mmenjadi konsen kita seperti apa nanti mekanisme pasar yang akan kita lakukan, ” ungkapnya.
Namun hingga sekarang tingkat inflasi Kota Pangkalpinang masih tetap terjaga dan upaya kolaborasi dengan pihak terkait seperti bulog maupun pelaku bisnis lainnya masih tetap dilakukan. (*)


















