Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, mengatakan pembangunan kelistrikan di Papua membutuhkan pendekatan khusus sesuai kondisi geografis dan aksesibilitas setiap wilayah.
“Perluasan akses listrik di Papua tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang seragam. PLN menyesuaikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dengan kondisi masing-masing wilayah,” kata Suroso.
Sementara itu, General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menyebut keberhasilan melistriki 128 desa merupakan hasil pembangunan infrastruktur dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Pencapaian elektrifikasi 128 desa hingga 2026 merupakan hasil dari pekerjaan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan secara kolaboratif,” ungkap Roberth.
Ke depan, PLN akan melanjutkan pembangunan di 199 desa yang tersebar di Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Program ini diharapkan memperluas akses listrik sekaligus mendorong pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pelosok.
Red.
















