”Bangunan ini sudah cukup lama dan rangka kayunya belum pernah diganti sejak sekitar tahun 1990-an. Plafonnya juga sudah lapuk dan beberapa kali jebol. Karena itu, kami memang sangat membutuhkan renovasi,” ungkap Iqbal dikutip dari timah.com
Menurut Iqbal, bagi masyarakat Dusun Lenggang, Masjid Al Fatah bukan sekadar deretan dinding beton tempat menunaikan salat lima waktu.
Rumah Allah ini adalah denyut nadi kehidupan sosial warga, mulai dari tempat berkumpulnya ibu-ibu pengajian, tempat anak-anak menimba ilmu agama, hingga ruang mempererat tali silaturahmi antar warga.
Iqbal menegaskan, kehadiran bantuan PT Timah Tbk bagai angin segar di tengah kebuntuan pengurus masjid dalam menggalang dana swadaya warga.
”Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PT Timah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena kas masjid memang terbatas. Dengan adanya bantuan ini, kami bisa mulai memikirkan perbaikan bagian yang paling mendesak,” jelas Iqbal.
Ia berharap, berjalannya pengerjaan perbaikan atap dan plafon kelak dapat mengembalikan kekhusyukan dan rasa aman. Warga yang beribadah tak perlu lagi menengok ke atas dengan rasa cemas saat hujan deras datang menyiram Desa Lenggang.
“Dengan adanya bantuan ini, kami bisa mulai memikirkan perbaikan bagian yang paling mendesak sambil terus mengupayakan dana dari pihak lain,” tuturnya. (*)










