Anggi menjelaskan, posko ini akan beroperasi selama dua periode, yakni pada 26-29 Maret 2025 untuk arus mudik, dan pada 5-8 April 2025 untuk arus balik. Dengan fasilitas lengkap dan layanan profesional, program ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya posko mudik ini, pemudik dapat beristirahat dengan nyaman dan melanjutkan perjalanan mereka dengan aman,” lanjutnya.
Selain PT Timah, PT Bukit Asam dan Hutama Karya turut berperan dalam menyediakan layanan terbaik untuk pemudik, menjadikan posko ini sebagai simbol kolaborasi BUMN dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Dengan kolaborasi BUMN yang solid, PT Timah, PT Bukit Asam, dan Hutama Karya memastikan bahwa mudik Lebaran tahun ini bisa dinikmati dengan lebih nyaman dan aman,” pungkasnya.










