”Anak-anak sangat bersemangat untuk belajar. Bantuan dari PT Timah ini sangat membantu kami menyediakan asrama yang nyaman, jadi makin banyak anak-anak yang bisa ikut belajar di sini,” kata Ali.
Kisah bahagia juga datang dari Tanjungpandan, Belitung. PT Timah memberikan bantuan ruang kelas baru untuk Ponpes Tahfizhul Qur’an Permata Belitung agar 45 santrinya bisa belajar dengan tenang.
Ketua Yayasan, Nur Khotim, menceritakan bahwa dengan adanya fasilitas baru ini, anak-anak setempat tidak perlu lagi merantau jauh ke luar daerah hanya untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an.
”Cita-cita kami ingin ada penerus penghafal Al-Qur’an di tanah kelahiran sendiri. Bantuan PT Timah membuat tempat belajar anak-anak jadi jauh lebih bagus dan memadai,” ucap Nur Khotim terharu.
Tidak hanya di Bangka dan Belitung, PT Timah juga membantu pembangunan masjid untuk 73 santriwati di Pesantren Tahfizh Madinatunnajah, Pangkalpinang.
Sementara di Kundur, Kepulauan Riau, PT Timah memberikan pelatihan pemadam kebakaran agar para santri di Ponpes Darul Furqan tahu cara menyelamatkan diri saat terjadi keadaan darurat.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Furqan, H. Choirur Rosid, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan perlu diberikan sejak dini agar para santri mampu mengenali risiko dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. (*)










