Camat Pangkalbalam, Purnamawan, menjelaskan banjir rob tahun ini melanda wilayah yang lebih luas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Total ada tujuh RT yang terdampak. Banyak anak-anak yang tidak bisa sekolah karena aksesnya terputus dan kondisi kesehatan mereka tidak stabil. Bantuan ini sangat dibutuhkan warga,” ungkapnya.
Antusias warga terlihat tinggi sejak pagi hari. Mereka datang untuk memastikan bantuan dapat segera dibawa pulang guna memenuhi kebutuhan harian.
“PT Timah Tbk sudah bertahun-tahun membantu warga kami. Setiap banjir rob datang, mereka selalu hadir,” tambah Purnamawan.
Firda, salah satu warga Kelurahan Rejosari, mengaku kondisi rumahnya semakin memburuk akibat terjangan banjir rob.
“Keramik rumah pecah, anak-anak gatal-gatal karena airnya kotor. Banjir masuk hampir setiap hari. Bantuan sembako ini sangat meringankan beban kami,” ujarnya.
Selain di Pangkalpinang, PT Timah Tbk juga menyalurkan bantuan serupa bagi warga terdampak banjir rob di Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka sebagai bagian dari komitmen perusahaan membantu masyarakat menghadapi bencana tahunan tersebut. (*)










