Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita PT Timah

PT Timah Kembangkan Potensi Desa Sawang Laut, Dorong Ekonomi Warga Berbasis Kearifan Lokal

×

PT Timah Kembangkan Potensi Desa Sawang Laut, Dorong Ekonomi Warga Berbasis Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
PT Timah Kembangkan Potensi Desa Sawang Laut, Dorong Ekonomi Warga Berbasis Kearifan Lokal

“Pada 2025, program tersebut diperluas dengan penambahan subprogram budidaya ayam pedaging oleh Kelompok Unggas Sejahtera serta program bank sampah yang dikelola Kelompok Lanjut Berseri,” kata Jefrizal.

Budidaya Kakap Putih

Salah satu program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat adalah pengembangan budidaya ikan kakap putih yang dilakukan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tuah Bersatu.

Kelompok tersebut mulai merintis budidaya kakap putih sejak 2022 dan mendapat dukungan sarana serta pendampingan dari PT Timah mulai 2023.

Ketua Pokdakan Tuah Bersatu, Amran, mengungkapkan awalnya kelompoknya hanya mengenal budidaya kakap putih melalui tayangan televisi. Namun, berkat dukungan pelatihan dan pendampingan, mereka mulai berani mengembangkan usaha tersebut secara mandiri.

“Awalnya kami hanya melihat budidaya kakap putih dari televisi. Kami tidak menyangka bisa mencoba sendiri. Dengan pembinaan dan pelatihan dari BPBL Batam, kami mulai berani mengembangkan budidaya ini,” ujar Amran.

Ia mengakui, perjalanan mengembangkan budidaya kakap putih bukan tanpa tantangan. Keterbatasan pengetahuan, kebutuhan pakan pabrikan, biaya operasional yang tinggi, serta faktor cuaca menjadi kendala yang harus dihadapi kelompok.

Namun, dukungan PT Timah membuat kelompok tersebut mampu bertahan dan terus berkembang. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa fasilitas budidaya, tetapi juga pendampingan mulai dari pembenahan lokasi, penyediaan benih, bantuan pakan, hingga pengembangan sarana pendukung.

“Dukungan yang diberikan PT Timah sangat membantu kelompok kami agar bisa tetap bertahan. PT Timah tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan agar program ini terus berkembang,” katanya.

Menurut Amran, meski hasil ekonomi dari budidaya kakap putih belum sepenuhnya maksimal, program tersebut telah membawa perubahan besar bagi kelompoknya.

Lokasi yang sebelumnya kurang produktif kini mulai memiliki nilai ekonomi dan menjadi pusat aktivitas produktif masyarakat.

“Kalau melihat ke belakang, awalnya kami hanya punya cerita dan angan-angan. Sekarang lokasi yang sebelumnya tidak produktif sudah mulai berjalan. Apa yang menjadi cita-cita kelompok sekitar 70 persen sudah terwujud. Alhamdulillah, PT Timah benar-benar membantu kami untuk berkembang,” ujarnya.

Pemberdayaan Menjangkau Banyak Kelompok

Selain budidaya kakap putih, program pemberdayaan PT Timah juga membuka peluang ekonomi bagi kelompok masyarakat lainnya di Desa Sawang Laut.

Sejumlah kelompok turut mendapatkan dukungan melalui pengembangan UMKM terasi, budidaya hidroponik, pembibitan mangrove, kelompok unggas, hingga pengelolaan bank sampah.

Amran menyebut keberhasilan program tersebut tidak hanya dirasakan oleh satu kelompok, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat desa.

“Bukan hanya kelompok kami yang mendapat manfaat. Ada kelompok terasi, hidroponik, unggas, bank sampah, dan pembibitan mangrove. Semua terus berkembang dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tuturnya. (*)

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel