“Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehadiran relawan Grup MIND ID ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api sekaligus membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan terhadap aktivitas yang dihadapi masyarakat,” ujarnya saat meninjau daerah terdampak di Mempawah, Jumat (4/9/2026).
Corporate Secretary PT Timah (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam mengatakan, sebanyak 15 personel Fire Fighter ditugaskan untuk membantu menangani kondisi karhutla di Kalimantan Barat.
“PT Timah bersama Grup MIND ID mengerahkan personel Fire Fighter untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Personel yang ditugaskan merupakan tim yang telah memiliki kemampuan dalam penanganan kondisi darurat kebakaran dan siap mendukung upaya pemadaman di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan penuh disiplin, menjaga kekompakan, serta mengutamakan keselamatan selama berada di lokasi penanganan karhutla.
Kemampuan Emergency Response Team yang dimiliki PT Timah selama ini tidak hanya digunakan untuk merespons kondisi darurat di wilayah operasional perusahaan, tetapi juga dapat dikerahkan untuk mendukung penanganan bencana dan kondisi darurat yang membutuhkan sumber daya terlatih.
Melalui sinergi bersama Grup MIND ID, PT Timah turut memperkuat upaya penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Kehadiran para personel Fire Fighter diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mendukung upaya perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah terdampak. (*)










