“Tradisi ini bukan cuma soal estetika, tapi juga soal kebersamaan. Kami ingin terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat lewat dukungan terhadap kearifan lokal,” kata perwakilan PT Timah.
Apresiasi pun datang dari warga. Farid, Wakil Ketua Pemuda Pelambung, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Terima kasih PT Timah yang selalu mendukung kegiatan kami. Bantuan lampu hias elektrik ini bikin suasana Ramadan makin meriah,” ujarnya.
Selain di Karimun, PT Timah juga aktif menjaga budaya masyarakat di wilayah operasional lain seperti Bangka Belitung, termasuk dalam kegiatan nuju jerami dan perang ketupat.
Dengan aksi nyata seperti ini, PT Timah tak hanya fokus pada kinerja bisnis, tapi juga ikut menjaga denyut budaya di tengah masyarakat. (*)















