Selain itu, kepiting bakau juga memiliki potensi ekonomi yang besar sebagai salah satu komoditas perikanan yang sangat dibutuhkan oleh nelayan setempat.
Dengan populasi kepiting bakau yang terus berkembang, diharapkan sektor perikanan masyarakat akan semakin meningkat, memberi manfaat langsung bagi perekonomian lokal.
Amad, seorang nelayan Desa Kundur, menyatakan rasa terima kasihnya atas kegiatan pelepasan bibit kepiting bakau yang dilakukan oleh PT Timah.
“Sekarang kepiting bakau mulai banyak di sekitar Laut Kundur. Nelayan seringkali menangkap kepiting selain ikan, yang sangat menguntungkan karena cepat terjual dan memiliki banyak peminat. Harga kepiting bakau juga cukup baik, yang menambah pendapatan kami,” ujarnya.
Ia menambah, dengan adanya program pelepasan bibit kepiting bakau oleh PT Timah ini, diharapkan dapat berkontribusi pada keberlanjutan ekosistem laut sekaligus mendukung kesejahteraan para nelayan di kawasan tersebut.
“Diharapkan, populasi kepiting bakau yang semakin berkembang akan menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan memperkuat perekonomian masyarakat pesisir,” tukasnya. (*)










