Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita PT Timah

PT Timah Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dusun Serdang, dari Toilet Portabel hingga Perlengkapan Sekolah

×

PT Timah Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dusun Serdang, dari Toilet Portabel hingga Perlengkapan Sekolah

Sebarkan artikel ini
PT Timah Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dusun Serdang, dari Toilet Portabel hingga Perlengkapan Sekolah

Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu anak-anak menghadapi pengalaman traumatis akibat kebakaran. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan memiliki ruang untuk mengekspresikan perasaan, kembali merasa aman, serta membangun semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Ketua Umum ERG PT Timah (Persero) Tbk, Ali Samsuri, mengatakan tim yang diterjunkan bertugas mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat pascabencana. Sebelum turun ke lokasi, ERG telah melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan warga.

“Sebelum menerjunkan tim, ERG telah melakukan pemantauan lokasi serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan hari tim ERG telah membuka posko untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” katanya.

Ali menambahkan, tim ERG akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi kebakaran. Dukungan lanjutan akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait.

“Tentu kami juga harus mengutamakan keselamatan dan kebutuhan warga terdampak. Selain itu, bantuan juga harus diberikan secara tepat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya.

Ayu (34), salah warga yang rumahnya habis terbakar, mengaku bersyukur anaknya yang masih duduk di bangku TK menerima bantuan perlengkapan sekolah dari PT Timah. Baginya, bantuan tersebut sedikit menghibur sang anak yang kehilangan seluruh perlengkapan belajar akibat kebakaran.

“Rumah saya habis semua dimakan api. Alhamdulillah, hari ini anak saya yang TK menerima bantuan alat sekolah dari PT Timah. Ini menghibur anak karena anak sedih, alat-alat sekolahnya tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkap Ayu.

Ia mengatakan keluarganya telah hampir enam hari mengungsi karena tidak ada lagi barang yang bisa diselamatkan dari rumah mereka. Di tengah kondisi tersebut, Ayu berharap ada bantuan lanjutan yang dapat digunakan untuk membangun kembali rumahnya.

“Kami sudah hampir enam hari ini mengungsi karena benar-benar tidak ada yang tersisa. Semoga nanti ada bantuan agar bisa bangun rumah lagi,” harapnya. (*)

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel