“Selain untuk mengetahui proses penambangan di PT Timah, kami dari perguruan tinggi juga ingin menjaga dan memperkuat hubungan yang harmonis antara korporasi dan institusi pendidikan,” ujar Taufik.
Menurutnya, kegiatan company visit menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi mahasiswa karena memberikan pengalaman praktis yang tidak selalu diperoleh di dalam kelas.
“Kami ingin mahasiswa memahami proses peleburan timah dan melihat langsung bagaimana pekerjaan di lapangan berlangsung. Dengan begitu mereka tidak hanya memiliki bekal keilmuan, tetapi juga pengalaman nyata tentang bagaimana industri pertambangan beroperasi,” katanya.
Salah satu peserta kunjungan, Lulu Zahira Kamila Halim, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru setelah mendengarkan pemaparan mengenai operasional PT Timah.
Menurutnya, salah satu hal yang paling menarik adalah fakta bahwa aktivitas penambangan PT Timah tidak hanya dilakukan di daratan, tetapi juga di wilayah perairan atau offshore.
“Saya baru mengetahui bahwa PT Timah tidak hanya melakukan penambangan di darat, tetapi juga memiliki operasi penambangan di laut,” ungkap Lulu.
Ia menilai kunjungan tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai industri pertambangan timah, mulai dari proses penambangan hingga tahapan produksi.
“Saya jadi lebih memahami bagaimana proses penambangan timah dilakukan. Ini sangat menarik karena kami bisa mempelajari banyak hal baru. Ke depan kami juga akan melihat proses produksi dan peleburan, sehingga kunjungan ini menjadi pengalaman dan bekal yang sangat berharga bagi kami,” tuturnya. (*)










