“Lebih seru karena bisa bertemu teman-teman dari berbagai daerah. Mudik gratis ini bukan hanya memfasilitasi kepulangan, tapi juga menambah persaudaraan,” tuturnya.
Sementara itu, Raul Rian Saputra, mahasiswa Unsri asal Belitung, mengaku bahagia meski perjalanan menuju kampung halamannya masih berlanjut.
“Walaupun ada rasa deg-degan karena ombak cukup tinggi, tapi tetap senang karena sebentar lagi bisa berkumpul bersama keluarga. Program ini benar-benar membantu kami para mahasiswa,” katanya.
Pengalaman pertama mengikuti program mudik gratis juga dirasakan Pikria Suryani, mahasiswi asal Belitung. Ia mengungkapkan kepuasannya terhadap layanan yang diberikan PT Timah.
“Semua fasilitas sudah disediakan. Saya dapat pengalaman baru, teman baru, dan pengalaman pertama naik kapal. Semoga ke depan program ini terus ada agar kami bisa mudik bareng lagi,” pungkasnya.
Program mudik gratis ini menjadi bukti nyata komitmen PT Timah dalam mendukung kelancaran arus mudik serta mempererat silaturahmi, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkan.















