Riza juga memaparkan sejumlah fokus strategis nasional yang harus diakselerasi di daerah, di antaranya penguatan ketahanan pangan, kemandirian energi dan air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga reformasi birokrasi berbasis digital.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas fiskal daerah, penguatan kolaborasi antarwilayah, serta optimalisasi layanan dasar guna menekan ketimpangan.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur dan tata kelola pemerintahan yang bersih serta akuntabel menjadi fondasi utama agar otonomi daerah benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“ASN harus menjadi motor penggerak perubahan. Pelayanan publik harus semakin cepat, tepat, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Upacara peringatan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Debby Vita Dewi, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.
Usai upacara, Bupati bersama Wakil Bupati melepas kontingen Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri Kabupaten Bangka Selatan yang akan berlaga di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pelepasan tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, tidak hanya dalam aspek birokrasi, tetapi juga dalam bidang keagamaan dan prestasi.


















